Rabu, 06 Oktober 2010

Taylor Swift Hentikan Pernikahan Mantan Pacar


LOS ANGELES- Penyanyi country Taylor Swift tiba-tiba muncul di sebuah gereja tempat pernikahan, kemudian dia berupaya menggagalkan pernikahan mantan pacarnya itu dan mengajaknya lari.

Ini bukan kejadian sebenarnya. Ini hanya merupakan alur cerita single Taylor Swift yang baru berjudul Speak Now, yang dipostingnya di iTunes, disitat okezone dari Aceshowbiz, Rabu (6/10/2010).

Penyanyi yang belum lama ini merilis single Mine ini mengaku lagu ini tidak berdasarkan dari kisah nyata pengalaman dirinya. Tapi, sebagaimana biasanya dia selalu membocorkan cerita alur lagu tersebut.

Jadi, lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang berharap agar mantan pacarnya kembali kepadanya. Padahal saat itu sang mantan sedang melangsungkan pernikahan. Taylor pun masuk ke dalam acara pernikahan itu secara mengejutkan dan memohon “Don't say yes, run away now/ I'll meet you when you're out, of the church at the back door."

"not the kind of girl, who should be rudely barging in on a white veil occasion," kemudian Swift memutuskan menghentikan pernikahan. "There's a silence, There's my last chance/ I stand up with shaking hands [and] horrified looks from everyone in the room," nyanyi Swift.

Swift mengaku lagu ini terinspirasi dari cerita salah satu temannya yang menceritakan masa kecilnya dengan seorang pria. Mereka beersama di sekolah tinggi dan kemudian berpisah.

“Dia datang kepadaku dan mengatakan bahwa pria tersebut akan menikah. Pria itu telah bertemu wanita lain yang sangat mengerikan. Wanita itu membuatkan berhenti bicara dengan temannya, memutuskan hubungan keluarga, dan membuatnya terisolasi. Kemudian aku mengatakan ‘Oh, apakah kau akan bicara sekarang?',” paparnya

Speak Now resmi ditampilkan di iTunes selama tiga pekan, sebelum dirilisnya album baru Swift, 25 Oktober mendatang. Setelah lagu pernikahan tak diundang ini, Swift direncanakan akan membuat dua album lainnya yaitu ‘Back to December’ dan ‘Mean’.

Mariah Carey Rilis 'Oh Santa' untuk Natal



LOS ANGELES- Setelah lama tidak mengeluarkan lagu baru, Mariah Carey akhirnya menelurkan single barunya menjelang penghujung tahun ini.

Dia merilis lagu khusus natal yang berjudul Oh Santa. Setidaknya single ini bisa menebus rasa kangen penggemar penyanyi seksi ini, dikutip okezone dari Hollyscoop, Minggu (3/10/2010).

Lagu yang pengerjaannya dibantu duo Jermaine Dupri dan Bryan-Michael Cox ini merupakan single pertama dari album Carey bertajuk ‘Marry Christmast II You’.

"Santa's gon' come and make him mine this Christmas," nyanyi Carey dengan diiringi tepukan tangan dan gemerincing kereta roda luncur, kendaraan Santa.

Oh Santa merupakan salah satu dari empat lagu orgininal yang komposernya Carey secara langsung, mengikuti lagunya tahun 1994 lalu Merry Chrismas. Lagu lainnya dalam versi liburan klasik adalah The First Noel, Little Drummer Boy, O Lithhle Town of Bethlehem, dan O Come All Ye Faiithfull yang merupakan remix dari albumnya tahun 1994 lalu ‘All I Want for Chrismas is You’.

Album ini rencananya akan dirilis di Amerika Serikat 2 November mendatang. Juri American Idol Randy Jackson, komposer pemenang award Marc Shaiman dan James Poysel juga ikut berkontribusi dalam pembuatan album ini.

Justin Bieber Kantongi Rp2,7 M tiap Konsernya


Justin Bieber dinobatkan sebagai penyanyi termuda di dunia dengan bayaran termahal, wajar predikat tersebut diberikan karena Bieber berhasil meraup Rp2,7 M (kurs Rp. 9000) tiap kali menggelar konser. Fantastis !

Penyanyi kelahiran Kanada, 1 Maret 1994, ini, berarti dia punya penghasilan dua kali lipat dibanding penyanyi rap Drake, tiga kali dari pesaing Bieber penyanyi Selena Gomez dan empat kali gaji bintang American Idol Jordin Sparks.

Apa yang diperoleh Justin memang karena talenta yang dimilikinya, dia mahir memainkan alat musik terompet, piano, gitar, dan drum yang dipelajarinya sendiri sejak kecil.

Berawal dari keisengannya mengunggah video di youtube menyanyikan lagu-lagu Steve Wonder, Justin Timberlake, User juga Ne-Yo. Tanpa sengaja Scooter Braun melirik bakat yang dimikili Bieber dan meminta Usher mengorbitkannya hingga masuk ke studio rekaman untuk menciptakan Bieber jadi penyanyi profesional.

Data yang diperoleh Thesmokinggun.com, veteran glam rock Kiss berhasil meraup Rp. 4,5 M tiap konsernya diikuti Keith Urban dengan Rp. 4,4 M, Sheryl Crowe sebanyak Rp. 1,3 M dan juara American Idol Kris Allen meraih Rp. 1,1 M.

Natalie Imbruglia Gabung dengan Boyzone


MELBOURNE - Untuk pertama kali dalam sejarah, Boyzone yang beranggotakan laki-laki diisi anggota perempuan. Natalie Imbruglia bergabung dengan Boyzone dalam rangkaian tribute kepada Stephen Gately.

Natalie akan bergabung dalam sebuah konser amal untuk memeringati setahun meninggalnya Stephen Gately.

Penyanyi pop itu akan meninggalkan panggung penjurian ajang pencari bakat di Autsralia, X Factor, untuk bergabung bersama personel Boyzone, yakni Mikey Graham, Shane Lynch, dan Ronan Keating, untuk acara amal yang akan dihelat pada Senin, 11 Oktober.

Natalie menggantikan personel Boyzone, Keith Duff (Duffy), yang absen dalam konser tersebut. Demikian dilansir News of The World, Selasa (5/10/2010).

Duffy yang tidak bisa terbang ke Australia karena ada keperluan di Inggris ini mengaku sedih karena tidak dapat bersama rekan-rekannya. "Ini sulit sekali tidak dapat bergabung dengan mereka. Saya akan merindukan bisa bersama-sama dengan teman-teman saya," ungkap Duffy.

Seperti diketahui, Stephen Gately meninggal dunia di usia 33 tahun akibat gangguan jantung saat berlibur di Majorca, Spanyol.

Dengan masuknya Natalie, maka ini pertama kalinya dalam 15 tahun, Boyzone berisikan anggota perempuan.

Pink Luncurkan Single 'Raise Your Glass'


LOS ANGELES- Pink meluncurkan single terbarunya Raise Your Glass, lagu ini merupakan salah satu di antara belasan lagu yang terdapat dalam album ‘Greatest Hits’ yang akan datang.

Lagu yang diproduseri Max Martin ini mulai dirilis melalui website milik Pink, sebagaimana disitat okezone dari Aceshowbiz, Rabu (6/10/2010).

"We will never be, never be anything but loud," tulis penyanyi pop rock tersebut sedikit membocorkan lirik lagunya itu.

Selain Raise Your Glass, terdapat belasan lagu baru juga yang akan dimunculkan dalam album tersebut. Rencananya album itu akan dirilis 16 November mendatang di Amerika.

Di antara lagu-lagu baru Pink adalah Get the Party Started, Stupid Girls, dan Glitter in the Air. Album baru Pink ini juga akan terbagi dalam dua CD, yang pertama adalah edisi standar dan yang edisi mewah (deluxe):

Berikut lagu-lagu yang terdapat dalam edisi standar:

1. "Get the Party Started"
2. "There You Go"
3. "Don't Let Me Get Me"
4. "Just Like a Pill"
5. "Family Portrait"
6. "Trouble"
7. "Stupid Girls"
8. "Who Knew"
9. "U + Ur Hand"
10. "Dear Mr. President"
11. "So What"
12. "Sober"
13. "Please Don't Leave Me"
14. "Glitter in the Air"
15. "Raise Your Glass"
16. New Song, TBD

Inilah lagu-lagu yang terdapat dalam album edisi deluxe (mewah):
1. "Get the Party Started"
2. "There You Go"
3. "Don't Let Me Get Me"
4. "Just Like a Pill"
5. "Family Portrait"
6. "Trouble"
7. "Stupid Girls"
8. "Who Knew"
9. "U + Ur Hand"
10. "Dear Mr. President"
11. "So What"
12. "Sober"
13. "Please Don't Leave Me"
14. "Funhouse"
15. "I Don't Believe You"
16. "Glitter in the Air"
17. "Raise Your Glass"
18. New Song, TBD (uky)

Senin, 04 Oktober 2010

Album baru Linkin Park “A Thousand Suns”


Penggemar sedikit dibuat terkejut ketika album Minutes To Midnight dirilis, dan tahun ini Linkin Park kembali dengan A Thousand Suns yang memang kehadirannya sudah di tunggu-tunggu. Pada kenyataannya, Linkin Park berusaha untuk tidak membuat album dengan konsep yang sama seperti sebelumnya. Nuansa politik serta kemanusiaan memang sudah terlihat jelas sejak album ketiga dirilis, dan melalui album A Thousand Suns, Linkin Park seolah memperkuat dan menegaskan kembali tema tersebut. Di lain pihak meski dari segi musikalitas yang berbeda meski tidak jauh (atau terlalu jauh?), A Thousand Suns terdengar lebih suram, gelap dan eksperimental tentunya. Rick Rubin yang juga sebelumnya menggarap album ketiga dan Mike Shinoda sekaligus member LInkin Park yang telah memproduseri beberapa album Linkin Park sebelumnya, bekerja sama kembali dalam A Thousand Suns. Adapun personil yang tergabung saat ini antara lain Chester Bennington pada vokal, Rob Bourdon pada drum dan pekusi, Brad Delson di posisi lead guitar, David “Phoenix” Farrell pada bass, Joseph “Mr.” Hahn di posisi turntables, programming, samples, dan terakhir Mike Shinoda, pada vokals, rhythm gitar, dan keyboard.

Musik alternative rock/nu metal yang disuguhkan kali ini, selain mengandalkan synthesizer seperti sebelumnya, Linkin Park juga mencoba bermain di beat-beat lain yang tidak terdapat di album sebelumnya, yakni electronic. Hemm bagaimana musik yang dihasilkan? Dari 15 buah track yang diberikan, 6 di antaranya merupakan interlude musik yang berisikan instrumen, vokal serta pidato politik. Sebut saja “The Requiem” dua menit intronya tedengar gelap dan diisi vokal wanita, berlanjut dengan pidato politik pada “The Radiance” hingga masuk pada track pertama “Burning in the Skies” musik yang diberikan yakni midtempo electro yang sedikit berbeda dan tidak seperti di album-album sebelumnya. Entah mengapa pada album ini 40 persen isinya interlude, seperti “Empty Spaces” 18 detik pada intronya untuk menuju “When They Come for Me”, Yap! pada track ini Linkin Park kembali dengan roots semula, track yang sarat dengan nuansa politik ini menampilkan alunan rap Mike Shinoda. Buat yang kangen dengan nuansa album Meteora, “Robot Boy” sekilas mengingatkan pada track “From The Inside”

“Jornada del Muerto” menjadi interlude yang cukup gelap ke empat dan berlanjut dengan track down tempo yang menjadi single kedua “Waiting for the End”, namun akan sedikit aneh mendengar “Blackout” dimana musik yang dimainkan merupakan perpaduan antara electronic dan synthesizer, teriakan vokalis seperti biasa tedengar menyayat seperti mengungkapkan kemarahan yang patut dilepaskan. “Wretches and Kings” saya kembali diingatkan akan track Points Of Authority, dimana pada intronya diisi pidato Martin Luther King Jr. Berlanjut dengan interlude pidato “Wisdom, Justice, and Love” dan mebawa pada “Iridescent” dimana track ballad electronic ini cukup menjadi track yang bisa di bilang sedikit rileks, dan tentunya akan langsung menjadi favorit.

“Fallout” menjadi interlude yang menampilkan suara robot merupakan perpaduan yang pas menjadi jembatan menuju “The Catalyst”, track yang dibuka dengan suara organ, dipadu dengan electro dan synthesizer sama seperti “Blackout”, perpaduan instrumen yang meski terdengar sedikit memaksa, tetapi track yang menjadi single perdana di album ini memiliki upbeat tempo, menghentak dan pastinya tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyukai track ini. Penutup, “The Messenger” merupakan single ballad accoustic, piano dan Chester bernyanyi dengan penghayatan dan vokal yang maksimal.

Sejauh ini, A Thousand Suns merupakan album Linkin Park dimana mereka tidak mau bermain dan berada di zona aman saja. Ya memang eksplorasi di butuhkan, meski pada akhirnya banyak penggemar yang suka atau tidak suka. A Thousand Suns memiliki perpaduan musik yang beragam yang tidak didapat pada album mereka sebelumnya, namun meramu mejadi ketiga album sebelumnya menjadi album keempat ini. Toh pada kenyataanya semenjak album ketiga sebelumnya, Linkin Park memang memberikan suatu kejuatan yang tidak bisa diduga oleh siapapun. Pada akhirnya kembali ke telinga penggemar masing-masing, walau nanti pada akhirnya tidak sukses secara komersil, tetapi yang perlu di ketahui selain musik yang disuguhkan, tema album juga yang membuat A Thousand Suns berbeda dengan album-album mereka sebelumnya, bisa dibilang Linkin Park mencoba semakin dewasa dan matang dengan konsep album yang diusungnya sekarang, dan tentunya sedikit menyegarkan.

Track List:
1. “The Requiem” 2:01
2. “The Radiance” 0:57
3. “Burning in the Skies” 4:13
4. “Empty Spaces” 0:18
5. “When They Come for Me” 4:53
6. “Robot Boy” 4:29
7. “Jornada del Muerto” 1:34
8. “Waiting for the End” 3:51
9. “Blackout” 4:39
10. “Wretches and Kings” 4:10
11. “Wisdom, Justice, and Love” 1:38
12. “Iridescent” 4:56
13. “Fallout” 1:23
14. “The Catalyst” 5:42
15. “The Messenger” 3:01

Jumat, 01 Oktober 2010

☆ UJ TOP 30 CHART - October 02, 2010 ☆


TW LW 2W SongTitle Artist

1-3-7 Katy Perry - Teenage Dream
2-7-5 Maroon 5 - Give a Little More
3-4-6 Sia - Bring Night
4-6-7 Pixie Lott - Broken Arrow
5-1-8 Good Charlotte - Like It's her birthday
6-13-5 Pitbull - Bon Bon
7-12-7 Santana ft India Arie & YoYo Ma - While My Guitar Gently Weeps
8-14-6 Selena Gomez - A Year Without Rain
9-16-6 Jojo - In the Dark
10-2-7 Nicki Minaj ft William - Check It Out
11-19-4 Shakira feat Dizzee Rascal - Loca
12-21-5 Owl City - To The Sky
13-20-6 Klaxons - Echoes
14-22-4 Melee - On the Movie Screen
15-24-4 Rihanna - Only Girl (In The World)
16-5-7 Linkin Park - The Catalyst
17-23-5 Jesse McCartney - Shake
18-9-9 Kylie Minogue - Get Outta My Way
19-25-2 The Saturdays ft Flo Rida - Higher
20-8-7 Goo Goo Dolls - Notbroken
21-27-2 Michael Buble - Hollywood
22-11-8 Bruno Mars - Just the Way You Are
23-26-3 Disturbed - The Animal
24-28-2 James Blunt - Stay The Night
26 NEW ENTRY My Chemical Romance - Na Na Na
27 NEW ENTRY Hope ft Jason Mraz - Love Love Love
28-15-8 Taylor Swift - Mine
29-30-2 Charlie Wilson - You Are
30 NEW ENTRY Nadine Coyle - Insatiable

Out of Chart
• Nelly - Just A Dream
• Britt Nicole - Hanging On
• Christina Aguilera - Little Dreamer

New Entry
• My Chemical Romance - Na Na Na
• Hope ft Jason Mraz - Love Love Love
• Nadine Coyle - Insatiable